Beberapa hari ini pers mengabarkan tentang kasus nama baik sebuah rumah sakit, Pers ternyata masih belum merdeka. Masih saja kebebasan dalam memunculkan wacana mendapat intervensi. Rasanya masih jauh dari harapan jika hari ini pers menjadi kontrol seluruh kehidupan sosial. Beberapa hari yang lalu media-media juga mengabarkan salah seorang wartawan di Bali dibunuh karena telah menulis berita hasil investigasi tentang korupsi yang dilakukan salah satu anggota dewan yang juga merupakan adik seorang bupati. Mengapa Kebenaran selalu memunculkan korban, apakah kebenaran selalu membutuhkan tumbal.
Sebenarnya penyakit yang paling akut dalam bangsa ini adalah tidak mau mengakui kesalahan atau bisa dikatakan tidak mempunyai jiwa ksatria. Ketiaka seorang telah melakukan kesalahan maka bisa disimpulkan akan berkelit.
Blitar, 6 Juni 2009
Pengunjung
Cari Blog Ini
Popular Posts
-
"Luwih becik nuthuk saron tinimbang nuthuk ndasmu” kata-kata ini bagi yang aktif ikut pengajinnya KH. Emha Ainun Najid atau yang leb...
-
A. Biografi K.H. Hasyim Asy’ari 1. Silsilah K.H. Hasyim Asy’ari Darah biru merupakan sebutan untuk bangsawan yaitu orang-orang yan...
-
Foto di atas sebenarnya saya tidak sendiri, walaupun gambarnya sendiri tentu ada yang memfotokan. Tentu saja itu istri tercinta yang menje...
Mengenai Saya
- Asrofi
- Mengklaim diri sebagai Anak Muda NU, itulah sosok yang bernama lengkap Mohamad Asrofi. Terlibat dalam beberapa penulisan di antaranya dalam buku Antologi Kemanusiaan “Serat Duka Negeriku; Tinta Kasih Mentawai-Merapi”. Diterbitkan oleh Pena Ananda Indie Publishing (PAIP). Juga menjadi salah satu penulis dan editor dalam buku “Menjejak Jarak Menata Langkah” yang diterbitkan tahun 2011 oleh Mata Hati, Kalifa Press. Dan tahun 2015 s/d 2016 terlibat dalam penulisan buku Rekonsiliasi Kultural Tragedi 1965; Catatan Pengalaman Syarikat Indonesia
Followers
Popular Posts
-
A. Biografi K.H. Hasyim Asy’ari 1. Silsilah K.H. Hasyim Asy’ari Darah biru merupakan sebutan untuk bangsawan yaitu orang-orang yan...
-
Syekh Said seorang salik dengan banyak murid-murid yang taat dan mencintainya, mengumpulkan semua murid dan sanak familinya untuk memberikan...
-
Gus Mus adalah sapaan akrab seorang ulama yang peduli tentang budaya karena beliau memang dikenal seorang budayawan KH. A. Mustofa Bisri. B...